Bandar Lampung MP - Mahasiswa Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) diberangkatkan guna mengikuti Program Mahasiswa Berdampak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) di Nagari Duku, Kabupaten Pesisir Selatan
Program ini fokus pada kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah terdampak bencana
Pelepasan mahasiswa dilakukan oleh Rektor Universitas Saburai, Dr. Sodirin, kamis 29-1-2026
Dalam sambutannya, Dr. Sodirin menegaskan bahwa keberangkatan mahasiswa merupakan bagian dari misi kemanusiaan yang menuntut tanggung jawab serta kedisiplinan selama berada di lokasi pengabdian
"Kalian berangkat untuk mengabdi kepada masyarakat yang membutuhkan, cepat beradaptasi jaga sikap dan patuhi seluruh kesepakatan yang telah ditetapkan, terang Sodirin
Sodirin juga mengingatkan kepada mahasiswa agar selalu menjaga kesehatan selama menjalankan kegiatan di lapangan
"Sesuaikan aktivitas dengan kondisi di lokasi jaga pola makan dan kesehatan
Ini merupakan kesempatan untuk belajar mandiri sekaligus menambah pengalaman
Sementara itu Kepala LPPM Universitas Saburai, Novalia, mengatakan bahwa program mahasiswa Berdampak merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat sekaligus menjadi bagian dari program resmi pemerintah
Program ini didanai oleh Kemendiktisaintek bersama Universitas Saburai
Universitas Saburai menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Provinsi Lampung yang menerima hibah bantuan program ini
Sementara di wilayah LLDikti Wilayah II, hanya dua universitas yang mendapatkan pendanaan serupa, jelas Novalia
Novalia juga menambahkan, selama pelaksanaan kegiatan para mahasiswa akan didampingi oleh tiga dosen Universitas Saburai guna memastikan seluruh program berjalan sesuai perencanaan dan kebutuhan masyarakat setempat
Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Saburai, Ahmad Bastari, mengatakan bahwa keberangkatan mahasiswa tersebut juga membawa dukungan berupa logistik bagi masyarakat terdampak bencana
Dipastikan mahasiswa berangkat dalam kondisi sehat dan telah dibekali berbagai kebutuhan, mulai dari perlengkapan pribadi, alat ibadah hingga bantuan untuk masyarakat di lokasi jelas, Ahmad Bastari
47 orang mahasiswa yang terdiri dari empat Fakultas Ekonomi, Hukum,Teknik dan Fisip Universitas Saburai tersebut akan menjalani kegiatan pengabdian masyarakat selama 20 hari terhitung sejak 28 Januari hingga 25 Februari 2026. (fj)
