Lampung Selatan - mediamatapena.id
Kondisi jalan menuju Desa Baru Ranji, Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan, yang selama 19 tahun belum tersentuh perbaikan, mendapat perhatian langsung dari Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama. Saat meninjau kondisi jalan tersebut, Egi memastikan ruas jalan akan masuk dalam agenda perbaikan pada tahun 2026.
Dalam peninjauan di ruas jalan yang menjadi akses penting bagi masyarakat Desa Baru Ranji, Egi mengakui kondisi jalan cukup memprihatinkan. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, sekitar 30 persen badan jalan mengalami kerusakan, sementara 70 persen lainnya berada dalam kondisi rusak berat sehingga membutuhkan penanganan segera.
Egi menegaskan, perbaikan jalan tidak cukup hanya berdasarkan laporan, tetapi harus dilakukan dengan melihat langsung kondisi di lapangan. Ia meminta agar ruas jalan menuju Desa Baru Ranji segera ditangani dan masuk dalam agenda perbaikan tahun ini demi memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan Hendry Kurniawan mengatakan, arahan Bupati Radityo Egi Pratama langsung ditindaklanjuti setelah melihat kondisi jalan penghubung antara Desa Tanjung Baru dan Desa Baru Ranji. Menurutnya, pemerintah daerah memastikan kedua ruas jalan tersebut akan diperbaiki pada tahun 2026.
Perbaikan jalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas akses masyarakat, memperlancar mobilitas sehari-hari, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Merbau Mataram. Langkah ini juga dinilai sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait kebutuhan infrastruktur dasar.
Dengan adanya kepastian perbaikan, masyarakat Desa Tanjung Baru dan Desa Baru Ranji diharapkan segera memperoleh akses jalan yang lebih layak dan aman. Penanganan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk menghadirkan pembangunan infrastruktur yang merata hingga ke kawasan perdesaan.
