Bandar Lampung – mediamatapena.id
Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama Kejaksaan melaksanakan monitoring pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Bandar Lampung, Selasa (14/7/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan program prioritas pemerintah berjalan sesuai sasaran, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi para peserta didik.
Monitoring dilaksanakan di SD Negeri 1 Way Lunik, SMP Negeri 37 Bandar Lampung, serta Dapur MBG SMP Negeri 9 Bandar Lampung. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Danang Suryo Wibowo, S.H., LL.M., didampingi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bandar Lampung, Baharuddin M., S.H., M.H., bersama Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana. Mereka meninjau langsung pelaksanaan MPLS sekaligus memastikan kualitas penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis di sekolah-sekolah yang dikunjungi.
Kajati Lampung menegaskan bahwa Kejaksaan berkomitmen mengawal program strategis nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, pihak Kejaksaan akan melakukan roadshow ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung guna memastikan program yang menjadi arahan Presiden dan Jaksa Agung tersebut terlaksana secara optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyampaikan komitmen Pemerintah Kota dalam mendukung penuh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Ia menekankan bahwa makanan yang diberikan kepada siswa tidak hanya harus memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga terjamin kebersihannya serta memiliki cita rasa yang disukai anak-anak sehingga program dapat berjalan efektif dan berdampak positif terhadap kesehatan maupun semangat belajar peserta didik.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Kejaksaan, diharapkan pelaksanaan MPLS berlangsung aman, tertib, dan edukatif, sementara Program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah. Langkah pengawasan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendukung tumbuh kembang anak melalui pemenuhan gizi yang baik.
