Dugaan Mark up anggaran ATK Hingga ratusan juta rupiah pada Dinas PUPR kab Lampung Barat menjadi Sorotan publik .

Lampung Barat-mediamatapena.id
Ditengah efisiensi anggaran, publik dikejutkan dengan anggaran belanja ATK ratusan juta rupiah

Salah satu nya datang dari DPP LSM Tunas Bangsa, Chandra S.sos, Chandra mengatakan kepada redaksi mediamatapena.id belum lama ini, bahwa anggaran alat tulis kantor pada Dinas PUPR Lampung Barat tahun 2025 mencapai lebih dari 710 juta rupiah

Anggaran dipecah hingga terbagi menjadi 138 paket belanja, diantaranya pengadaan kertas, bahan cetak, alat tulis kantor dan cover dokumen

Jika kita mengacu pada standar biaya masukan (SBM) tahun 2025, kebutuhan normal perkantoran sudah cukup hanya dengan anggaran senilai Rp102 juta rupiah saja per tahun

Akan tetapi kenapa realisasinya justru melonjak jauh menghabiskan anggaran hingga Rp710 juta rupiah per tahun 

Sementara kita ketahui saat ini semua sudah menggunakan sistem era digital, dokumen pemerintahan sudah berbasis elektronik, SPBE sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu,
jika semua sudah berbasis online, pertanyaan nya, lalu kertas sebanyak itu dipakai untuk apa' tegas Chandra

Belum lagi anggaran lain, seperti pemeliharaan barang milik daerah Rp808 juta, irigasi 3 miliar, spam 4,9miliar hingga sanitasi 5,1 miliar, lanjut Chandra

Saya sebagai bagian dari masyarakat berharap uang yang dikelola negara yang notabene nya uang rakyat harus benar-benar dipakai untuk kepentingan rakyat bukan sekadar habis di atas kertas dan terkesan pemborosan, saya juga berharap kepada pihak berkompeten (aph) untuk dapat segera menindak lanjut temua kami ini, agar terciptanya negara yang bersih dari KKN, Good governance,tutup Chandra S.sos

Dihubungin melalui pesan WhatsApp, Mia Miranda, S.T selaku Kepala dinas PUPR Lampung barat, Bungkam seribu bahasa.(Fj)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama