Walikota Eva Dwiana Hadiri FGD Penanganan Banjir, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

 

Bandar Lampung - mediamatapena.id

Eva Dwiana menghadiri Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka merumuskan langkah strategis penanggulangan banjir di Bandar Lampung. Kegiatan bertema “Roadmap Penanganan Banjir Bandar Lampung: Solusi Infrastruktur, Lingkungan dan Kebijakan” ini diselenggarakan oleh Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya di Aula Rektorat IIB Darmajaya, Selasa (28/4/2026).

FGD dibuka secara resmi oleh Gubernur Lampung yang diwakili oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung. Dalam sambutan pembukaan, disampaikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Lampung terhadap upaya kolaboratif dalam menangani banjir di Kota Bandar Lampung sebagai ibu kota provinsi. Rektor IIB Darmajaya turut memberikan sambutan sebagai tuan rumah kegiatan.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai unsur, mulai dari akademisi, pakar lingkungan, praktisi tata kota, perwakilan OPD, unsur Forkopimda, hingga camat, lurah, komunitas peduli lingkungan, dan mahasiswa. Diskusi difokuskan pada penyusunan peta jalan penanganan banjir secara komprehensif, mencakup normalisasi sungai, perbaikan sistem drainase perkotaan, penguatan daerah resapan air, penataan ruang, hingga penguatan regulasi serta peningkatan partisipasi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Eva Dwiana menegaskan bahwa persoalan banjir merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi semua pihak. “Pemerintah Kota Bandar Lampung tidak bisa bekerja sendiri,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan solusi berkelanjutan.

Sebagai puncak kegiatan, dilakukan penandatanganan Deklarasi Penanganan Banjir Kota Bandar Lampung oleh Walikota bersama seluruh pemangku kepentingan yang hadir. Deklarasi tersebut memuat komitmen bersama untuk mendukung implementasi roadmap berbasis data dan kajian ilmiah, memperkuat sinergi program infrastruktur, lingkungan, dan kebijakan lintas sektor, serta meningkatkan edukasi dan partisipasi aktif masyarakat dalam mitigasi banjir.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama