Waspada El Nino 2026, Pemprov Lampung Matangkan Strategi.

Bandar Lampung - mediamatapena.id

Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi mitigasi El Nino 2026 di Gedung Pusiban, Kantor Gubernur Lampung, Jumat (10/04/2026). Berdasarkan paparan BMKG, saat ini Lampung masih berada pada fase pancaroba yang berpotensi memicu cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, hingga puting beliung, sebelum memasuki musim kemarau yang diperkirakan mulai Mei dengan puncak pada Agustus-September.

Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Lampung mencatat produksi gabah mencapai 3,2 juta ton atau setara sekitar 1,7 juta ton beras, dengan konsumsi daerah sekitar 800 ribu ton per tahun. Artinya, terdapat surplus sekitar 900 ribu ton yang menjadi penopang pasokan pangan wilayah lain. BMKG juga menyebut kondisi El Nino 2026 diperkirakan tidak seekstrem tahun 1997, namun tetap lebih kering dan perlu diantisipasi serius, dengan potensi durasi musim kemarau di beberapa wilayah mencapai hingga 210 hari.

Untuk itu, berbagai langkah mitigasi disiapkan secara terpadu, mulai dari percepatan tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, pompanisasi dan penguatan irigasi, distribusi air bersih, hingga antisipasi karhutla dan peningkatan kewaspadaan kesehatan. Melalui sinergi lintas sektor, Pemprov Lampung menargetkan dampak El Nino dapat diminimalisir serta ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi tetap terjaga.

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama